Rasi Bintang Carina (Car)


Rasi Bintang Carina

Rasi Bintang Carina yang disingkat (Car) memiliki nama genitif yaitu Carenae atau dalam bahasa Indonesia yang berarti “lunas kapal”, merupak suatu Rasi Bintang di belahan sebelah selatan yang merupakan bagian dari rasi lama Argo Navis. Di dalam rasi ini terdapat Canopus, bintang tercerah kedua di langit malam, dan bintang mahapadat Eta Carinae yang merupakan sumber dari Nebula Eta Carinae (NGC 3372). Deskripsi mengenai Rasi Bintang ini adalah sebagai berikut: 

  • Simbolisasi: Lunas kapal Argo Navis 
  • Asensio rekta: 9
  • Deklinasi: -60° 
  • Luas: 494 derajat persegi. (34) 
  • Jumlah bintang utama: 9 
  • Jumlah bintang Bayer/Flamsteed: 50
  • Bintang yang berpelanet: 4 
  • Jumlah bintang paling terang: 5 
  • Jumlah bintang terdekat: 4 
  • Bintang paling terang: Canopus (a Car) (-0.7m) 
  • Bintang terdekat: I Car (52,9 thn chy) 
  • Obyek Messier: 0 
  • Hujan meteor: Alpha Carinids, Eta Carinids 
Rasi Bintang yang berbatasan dengan rasi bintang ini yaitu Vela, Puppis, Pictor, Volans, Chamaeleon, Musca, dan Centaurus. 

Bagi anda yang inigin melihat Rasi Bintang ini penempakan terbaiknya pada bulan Maret sekitar pukul 21.00 dengan posisi pada lintang antara +20° dan -90°.


Sumber: wikipedia
readmore »»   http://3.bp.blogspot.com/-FKB-bxL3OqE/UIhFrTOWvJI/AAAAAAAAAMs/hAm141vpVbw/s640/Petua+Isteri+Tewaskan+Suami+Di+Bilik+Tidur.jpg
video ml di hotel

Makna dari Angka Nol dan Angka Satu dalam Kehidupan

Berapa angka terbesar yang anda ketahui? Cobalah kalikan dengan angka l, maka kita pasti akan mendapatkan hasil selalu sama dengan l. Cobalah sebutkan angka terkecil yang anda ketahui, dan bagilah dengan angka l, maka akan mendapatkan hasil yang tidak terhingga. 

Sedang angka 1, berapapun angka yang kita sebutkan, dibagi ataupun dikali hasilnya selalu sama dengan bilangan itu sendiri. Angka 0 adalah representasi dari Keikhlasan. Keikhlasan selalu membawa/membuahkan  Keikhlasan. Angka Satu adalah representasi kebalikan dari  Keikhlasan yaitu Ketidak  Ikhlasan dan ini  tidak pernah membawa keberkahan. 

Manusia dengan kehidupannya, pada awalnya dan masa kanak-kanaknya berada pada posisi angka l. Semakin dewasa, dengan segala pengalaman hidupnya dia akan bergerak naik turun ke arah 1 atau ke arah 0. Orang yang mengikuti hawa nafsunya, akan semakin mendekati ke angka 1. Pada saat mencapai angka 1, dia akan menuhankan dirinya. Dia akan merasa bahwa dunia sudah digenggamnya dan itu atas usaha dan jerih payahnya. Tampak sekali kesombongan selalu muncul dari tingkah lakunya. 

Orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya, dia akan bergerak ke arah Nol, menuju ke fitrahnya kembali. Orang seperti ini selalu rendah hati (bukan rendah diri), selalu tawadlu, berserah diri dan bertawakal, baik pada saat diberi kelebihan maupun kekurangan. Dari sisi rizki, orang yang berada pada angka 1, apabila misalnya mendapatkan rizki Rp. 1.000.000,-, maka itulah uang yang diperolehnya, tidak lebih dan tidak kurang. Nilai keberkahannya adalah 1 juta rupiah dibagi 1 sama dengan 1 juta rupiah. 

Orang yang berada pada angka 0, apabila misalnya mendapatkan rizki Rp. 1.000.000,-, maka nilai keberkahannya adalah tak terhingga. Berapapun rizki yang diperoleh, dia mendapatkan rizki yang berkah tidak terhingga. Orang dengan angka Nol ini derajat keikhlasannya sudah tertinggi, sehingga berapapun yang diperoleh, selalu dapat mencukupi dirinya, bahkan mampu menolong orang lain.

Semakin ikhlas seseorang, semakin mendekat ke arah 0. Misalnya 0.2, maka nilai keberkahannya adalah 1 Juta dibagi 0.2 = Rp 5.000.000,- Sebaliknya, pada saat orang mendapatkan halangan dan cobaan. Orang-orang yang ikhlas, yang memiliki angka 0, berapapun bilangan halangan dan cobaannya, dikalikan dengan 0 akan sama dengan 0. Dia tidak pernah merasakan beban apapun terhadap halangan dan cobaan yang menimpanya. Sedangkan pada orang yang berbilangan 1, dia akan merasakan sakit, stress dan bahkan sakit jiwa atau berputus asa, karena dia selalu merasakan gejolak jiwa sesuai dengan besar dan kecilnya cobaan. tulah keikhlasan yang terkait dengan keberkahan. 

Keikhlasan adalah dari hati, dan hanya hati kita sendiri dan Allah saja yang mengetahui. Maka, seorang penjual es keliling yang menyumbangkan Rp 2.000,- ke kotak Masjid secara ikhlas, sangat jauh nilainya di depan Allah dibanding dengan seorang Jutawan yang menyumbangkan uang Rp 1 Juta ke kotak Masjid karena niat yang lain. 

readmore »»   http://3.bp.blogspot.com/-FKB-bxL3OqE/UIhFrTOWvJI/AAAAAAAAAMs/hAm141vpVbw/s640/Petua+Isteri+Tewaskan+Suami+Di+Bilik+Tidur.jpg
video ml di hotel

Waktu Menjadikan Beban Semakin Berat


Pernahkah kita mengalami suatu maslah yang mampu membuat kita stres dan begitu berat untuk menghadapinya? 

Dikisahkan Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira-kira segelas air ini?" 

Para siswa menjawab mulai dari 200 g sampai 500 g. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, Tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." Kata Covey. 

"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak Ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 Jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin Anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat." 

"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." Lanjut Covey. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi". Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar & mampu membawanya lagi di saat yang lain. 

Apapun beban yang ada di pundak kita hari ini, janganlah dijadikan suatu yang terus-menerus membebani kita, coba tinggalkanlah sejenak untuk beristirahat dan lanjutkanlah lagi nanti agar kita tidak terlalu kelelahan menghadapinya. Atau akan lebih bijaksana jika menghadapinya sekarang, jaganlah menunda pekerjaan atau apapun yang bisa diselesaikan saat ini. 

Bukan beban berat yang membuat kita ini stress, Tetapi lamanya kita memikul beban tersebut. (Stephen Covey).

readmore »»   http://3.bp.blogspot.com/-FKB-bxL3OqE/UIhFrTOWvJI/AAAAAAAAAMs/hAm141vpVbw/s640/Petua+Isteri+Tewaskan+Suami+Di+Bilik+Tidur.jpg
video ml di hotel

Karena Cinta Membawa Kesuksesan dan Kebahagian

                 Atau



Suatu ketika, ada seorang perempuan yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang laki-laki berjanggut yang duduk di halaman depan. Perempuan itu tidak mengenal mereka semua. Perempuan itu berkata: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut. Laki -laki berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang? Perempuan itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar. "Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suami mu kembali, kata laki -laki itu. 

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini. 

Perempuan itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. "Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama", kata laki-laki itu hampir bersamaan."Lho, kenapa? tanya perempuan itu karena merasa heran. Salah seorang laki-laki itu berkata, "Nama dia Kekayaan,"katanya sambil menunjuk seorang laki-laki berjanggut di sebelahnya, dan "sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu laki-laki berjanggut lainnya. Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu. 

Perempuan itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan laki-laki di luar. Suaminya pun merasa heran. "Oh...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan. Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, "sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita. "Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapanitu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. "Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta. Suami -istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. "Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita. 

Perempuan itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 laki-laki itu. "Siapa diantara Anda yang bernama Cinta? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini. Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Oh..ternyata, kedua laki-laki berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, perempuan itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. "Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga? Kedua laki-laki yang ditanya itu menjawab bersamaan. "Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemana pun Cinta pergi, kami akan selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.

readmore »»   http://3.bp.blogspot.com/-FKB-bxL3OqE/UIhFrTOWvJI/AAAAAAAAAMs/hAm141vpVbw/s640/Petua+Isteri+Tewaskan+Suami+Di+Bilik+Tidur.jpg
video ml di hotel

Kamu Adalah Harta yang Paling Berharga


Jangan pernah berkata "Selamat tinggal" jika hatimu masih ingin mencobanya, jangan menyerah ketika kamu merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata "Aku tidak mencintaimu lagi" kalau kamu tidak dapat membiarkannya pergi untuk selamanya. 


Aku sangat menyukai ucapan mama "Barang milikku yang paling berharga adalah kamu!" Ucapan yang sangat menyejukkan hati dan sampai sekarang aku masih terus mengingatnya. Papa dan mama menikah pada tahun 1979 silam, mama sangat mencintai papa, demikian juga dengan papa dan mereka tampak selalu mesra, akur bagaikan sejoli yang tak terpisahkan. Sangat sulit dibayangkan bahwa pernikahan mereka pernah diterjang badai! 

Badai itu nyaris memisahkan mereka hanya karena emosi sesaat saja! Papa dan mama bekerja dibidang yang sama, oleh karena itu setiap hari berangkat dan pulang bersama. Suatu hari mereka kerja lembur hingga pukul 23.00 baru pulang kerumah. Papa sangat letih dan lapar, sampai di rumah tidak ada makanan maupun minuman yang siap disajikan. Papa yang lapar minta mama untuk menyiapkan makanan dan minuman. Beberapa hari belakangan ini emosi mama memang tidak stabil, ditambah lagi dengan kesibukan pekerjaannya, badan dan pikiran sungguh melelahkan, sehigga dengan kondisi yang labil itu, mama spontan menjawab dengan nada keras, "Mau makan dan minum, memangnya tidak bisa masak sendiri? Apa tidak punya tangan dan kaki lagi, ya?" 

Karena papa juga terlalu capek, langsung menjawab dengan acuh tak acuh, "Kamu ini isteriku, memasak adalah sudah menjadi kewajibanmu!" Mama langsung merespon, "Tengah malam begini mau masak apa? Sudah lewat waktunya makan, orang laki seharusnya lebih kuat dari pada perempuan!" 

Mendengar itu, marahlah papa, beliau langsung berteriak dengan emosi, "Kamu salah makan obat apa kemarin? Mau sengaja cari ribut ya? Istri memasak untuk suami adalah wajar, kenapa harus tergantung pada waktu? Kamu tidak senang, ya? Kalau tidak senang, kamu pergi saja sekarang dari rumah ini...!!!" 

Mama tidak menyangka akan menerima reaksi yang begitu keras. Setelah terdiam sesaat, mama kemudian berkata sambil menitikkan air mata, "kamu ingin aku pergi, baik aku akan pergi sekarang!" Mama segera kembali ke kamar untuk mengemasi barang-barangnya. Melihat mama masuk kamar dan berkemas-kemas, papa berkata kepada mama yang membelakanginya, "Bagus! Pergi sana! Ambil semua barang-barangmu!" 

Beberapa saat kemudian suasana menjadi sunyi senyap, tak ada kata-kata kebencian lagi yang muncul, menit demi menit berlalu, tapi mama tetap tak kunjung keluar dari kamar. Merasakan keanehan itu, papa kemudian menyusul masuk kamar dan melihat mama sedang duduk di ranjang penuh dengan linangan air mata. Sambil menatap koper kulit besar yang masih tergeletak di atas ranjang, melihat papa datang, dengan terisak-isak mama berkata, "duduklah di atas koper kulit itu, supaya aku boleh mengenang masa-masa perpisahan kita yang terakhir." 

Merasa aneh, maka dengan sendu papa akhirnya tidak tahan juga untuk tidak bertanya, "Untuk apa?" Sambil menangis dengan terputus-putus mama berkata, "Emas dan perak aku tidak memilikinya, "Tapi milikku yang paling berharga adalah kamu!" aku tidak memiliki apapun...." Meskipun kejadian itu telah lewat lama sekali, tapi aku masih mengingatnya terus sampai sekarang. Apalagi ketika mama mengucapkan kata-kata terakhir itu, papa merasa sangat tergoncang. Sejak malam itu, papapun sadar dan kembali mencintai dan menyayangi mama. Menggandeng tangan anak-anak, merangkul mama serta saling berpelukan. 

Bagaimanapun kehidupan yang kita jalani dan kita hadapi tidaklah penting. Namun yang terpenting adalah bagaimana sikap kita dalam menghadapi peristiwa dan kejadian dalam hidup ini, terutama di saat-saat muncul 'badai' yang menguji kita. Dan jangan pernah kau katakana lagi (Aku tidak peduli padamu) karena kata itu lebih kejam dari libasan pedang yang paling tajam di dunia.
Sumber gambar: www.udperakjaya.com
readmore »»   http://3.bp.blogspot.com/-FKB-bxL3OqE/UIhFrTOWvJI/AAAAAAAAAMs/hAm141vpVbw/s640/Petua+Isteri+Tewaskan+Suami+Di+Bilik+Tidur.jpg
video ml di hotel